2004Sep05
Kesedihan pun Perlu Dinikmati
Tidak ada satu pun manusia yang bisa menukar seluruh air matanya dengan gelak tawa. Demikian juga sebaliknya. Tidak ada manusia yang hanya dikaruniai air mata tanpa gelak tawa. Keduanya bagaikan musim hujan dan kemarau yang datang silih berganti. Menyesali kehadiran air mata sama dengan menyesali kedatangan suatu musim. Karena, tanpa disadari, air mata kerap menjadi pencuci jiwa dan hati yang amat menakjubkan. Sering kali, air mata bahkan meningkatkan rasa syukur ketika pada akhirnya gelak tawa datang.
No comments:
Post a Comment